Rabu, 28 Juni 2017

Model Tipe Pengguna Uang

"Model tipe pengguna uang"

Model Tipe Pengguna Uang
Rambut bisa sama hitam namun pendapat boleh berbeda, begitulah juga dalam mengelola uang. Kita bekerja keras setiap hari untuk mendapatkan penghasilan, beberapa dari kita bahkan mendapatkan lebih besar dibandingkan yang lainnya. Namun bagaimana cara menggunakannya berbeda, ada yang cenderung menghabiskan uangnya ketika ini, ada yang bisa menyimpannya untuk digunakan lagi di masa depan. Beberapa orang cenderung terus menerus menyimpan uangnya, dan hanya sedikit yang bisa mendayagunakannya. Kecenderungan inilah yang akan membagi para pengguna uang menjadi beberapa tipe. Memang, tidak semua tipe penggunaan uang pribadi menempatkan Anda dalam kategori kebebasan finansial. Namun jangan khawatir, kita belum terlambat untuk apapun. Justru dengan mengetahui siapapun diri anda sekarang, akan membantu memetakan arah untuk mencapai posisi yang diinginkan dimasa datang.

Looser = Pecundang

Looser yaitu orang yang kecanduan dan candunya yaitu uang. Pada ketika ketagihan, ia akan menghabiskan apapun yang dimilikinya dan bahkan yang tidak dimilikinya. Makanya pengeluarannya selalu lebih besar daripada penghasilannya alasannya memperturutkan ketergantungan yang amat sangat pada uang untuk mengobati sesuatu. Tiap orang mempunyai lubang di hatinya, namun looser hanya bisa mengisinya dengan uang. Lubang itu dapat berupa apa saja – kesepian, dendam, atau rendah diri yang memicu emosi yang berlebihan. Marah, sedih, kecewa, senang yaitu rujukan beberapa jenis emosi. Jika tidak terkendali orang menjadi butuh pelampiasan dengan aneka macam macam cara. Untuk melampiaskan kemarahan, kesedihan atau kekecewaannya, looser melampiaskannya dengan berbelanja. Semakin marah, semakin sedih, semakin kecewa semakin banyak belanjaannya.

Looser membutuhkan lebih dan lebih banyak uang untuk mengatasi rasa sakitnya. Mereka selalu kekurangan, dan untuk menutupi kekurangannya mereka mengambilnya dari kawasan lain. Tipe pengguna uang seperti pecundang ini, arus kasnya selalu negatif atau defisit. Kekurangan inilah yang ditutup dengan cara berhutang Akibatnya kalau arus kas negatif terus menerus, jumlah beban hutang juga bisa semakin berat. Looser tipikal yang selalu bangkrut. Prinsipnya, hidup akan berjalan baik-baik saja kalau bisa mendapat lebih banyak uang atau lebih banyak hutang.

Shoper = Pembelanja

Ketika mendapatkan uang, segera saja uang itu bermetamorfosis belanja bulanan, tagihan telpon, listrik, air, gaji pembantu, iuran pensiun atau tabungan pendidikan anak. Seakan-akan uang dalam bentuk aslinya sebagai uang sangatlah menggangu sehingga tipe pengguna uang ibarat shoper ini segera menukarnya dengan bentuk lain. Satu-satunya yang bisa menghentikan mereka yaitu kalau uangnya habis. Buat pembelanja, mereka akan baik-baik saja selama pengelurannya tidak lebih dari penghasilannya. Tidak heran mereka selalu mengeluh tidak punya uang, bahkan pada ketika gajian sekalipun. ”Gaji cuma numpang lewat,” begitu katanya ! Prinsip hidupnya nya segala sesuatu akan baik-baik saja asal impas.

Tidak ibarat looser yang berbelanja melebihi takaran, type pembelanja bahkan enggan berhutang. Shoper merencanakan penggunaan uangnya dengan cermat dan mereka cukup cerdas untuk berhenti ketika uang habis. Pengeluaran mereka selalu sama besarnya dengan penghasilan mereka. Jika penghasilan naik, secara alamiah pengeluaran naik juga. Penghasilan dan pengeluaran ibarat saling berkejaran. Tidak peduli berapa kalipun sudah kenaikan gaji terjadi, sulit sekali mengumpulkan uang untuk tidak digunakan. Penghasilan yang ada sekarang kalau tidak habis untuk biaya hidup masa sekarang, pasti akan digunakan untuk suatu tujuan keuangan tertentu di masa depan, misalnya membayar biaya pendidikan anak, membayar biaya hidup pensiun atau menunaikan ibadah Haji.

Keeper = Penyimpan

Kehilangan uang menakutkan, semakin besar jumlahnya semakin menakutkan. Saya kira begitulah juga motivasi orang menabung. Kalau dipikir-pikir aktivitas menabung itu sama sekali tidak menyenangkan. Buat apa kita mendapatkan uang tetapi tidak dibelanjakan? Tetapi buat keeper kalau berbelanja membuatnya kehilangan uang maka ia perlu untuk tidak menghabiskannya. Kehilangan uang membuat tipe pengguna uang keeper tidak aman, dan menyimpannya akan menetralisir rasa tidak aman.

Keeper tidak kesulitan untuk membayar kebutuhan hidupnya di masa sekarang. Dia juga akan bisa membiayai menyebarkan tujuan keuangan tertentu yang ingin dicapainya di masa depan. Di luar itu keeper bahkan menyimpan lebih banyak – untuk dirinya, untuk keluarganya. Dia tipe yang akan terus menerus mengumpulkan uang dengan tujuan untuk disimpan, lebih dari sekedar mencukupi kebutuhannya sekarang maupun di masa depan .Sedikit demi sedikit dari hari ke hari tumpukan uangnya bertambah banyak, proses ini inilah yang amat disukainya. Dia membuat uangnya bekerja lebih keras biar bisa menghasilkan lebih banyak uang untuknya – itulah keeper.

Developer = Pengembang

Developer tidak dikendalikan oleh uang, ia mengendalikan uang. Makanya, ia tidak menginginkan uang kecuali kalau membutuhkan sebesar yang akan digunakan untuk menjalankan rencananya. Prinsipnya, setiap rupiah dalam sebuah portfolio berada disana untuk suatu tujuan tertentu, kalau tidak, uang itu harusnya berada di kawasan lain untuk tujuan lain. Developer percaya bahwa uang yaitu salah satu alat untuk mencapai tujuan. Makara ia tidak membuat rencana mengumpulkan uang, tetapi ia memiliki tujuan yang membutuhkan uang untuk mewujudkannya. Sesuai dengan namanya – developer mengembangkan/membangun sesuatu dalam ukuran massive yang hanya bisa dikerjakan dengan keterlibatan banyak orang. Dengan tujuan besar inilah yang menjadikan daya jangkaunya terhadap uang menjadi luas. Developer memusatkan perhatiannya pada usaha-usaha yang memberi manfaat pada masyarakat. Dia percaya bahwa terdapat korelasi konkret antara tingkat kesejahteraan masyarakat dengan kemakmuran pribadi. Artinya bangunan finansial yang akan didirikannya tidak bisa diperuntukkan untuk dirinya dan keluarganya, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Developer menjalankan rencananya langkah demi langkah secara bertahap mencapai tujuannya, proses inilah yang amat disukainya. Jika satu tujuan telah tercapai, maka dengan segera ia akan menentukan tujuan gres yang lebih baik lebih besar. Dia membuat uang bekerja lebih keras untuk mewujudkan tujuannya.



Model Tipe Pengguna Uang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Anonim